Menyambut Hari Kemenangan
Selamat pagi sobat, Pagi ini, kita umat Islam sama-sama menyambut hari Idul Fitri, 1 Syawal 1447 Hijriyah sebagai hari kemenangan. Hari kemenangan selalu datang dengan nuansa yang berbeda. Hari yang bukan sekadar perayaan, bukan pula hanya tentang pakaian baru dan hidangan lezat, sibuk bagi-bagi hampers atau amplop atau juga tradisi berkumpul bersama keluarga. Namun lebih dari pada itu, hari kemenangan adalah puncak dari sebuah perjalanan panjang yakni perjalanan menundukkan diri, menahan hawa nafsu, serta memperbaiki hati dan perilaku. Setelah sebulan penuh menjalankan puasa bulan Ramadhan, kita ditempa dalam kesabaran, keikhlasan, dan pengendalian diri, tibalah saatnya kita kembali pada fitrahnya . Kemenangan yang sejati bukanlah ketika gema takbir berkumandang di di sekitar kita, melainkan ketika hati benar-benar bersih dari iri, dengki, dan kebencian. Inilah kemenangan yang hakiki yakni kemenangan melawan diri sendiri. Namun, sering kali makna ini tereduksi oleh hiruk-...