Puisi

 


Merindukanmu Dalam Angan

Dalam hening yang perlahan turun bersama senja

Namamu hadir di semilir angin

Yang berhembus lembut di pintu ingatanku

Kurindu dirimu dalam angan

Seperti embun merindukan dedaunan

Di keheningan pagi yang dingin 

Ada jejakmu yang tak pernah benar-benar pergi

Tersimpan di lorong-lorong hatiku

Yang diam-diam masih menunggumu

Waktu boleh-boleh saja jalan jauh

Namun rinduku tetap tinggal

Di tempat pertama kau tinggalkan kenangan

Kadang kupandang langit yang sama

Membayangkan kamu yang juga menatapnya

Dari sudut dunia yang entah di mana

Dalam angan, kita masih berbincang

Tentang mimpi-mimpi yang dulu kita rajut bersama

Di antara gelai tawa dan harapan

Rindu ini tak pernah bersuara

Namun ia hidup seperti api kecil

Yang tak pernah benar-benar padam

Ia menyala di setiap detak waktu

Menghangatkan kenangan

Yang tak sempat kita ucapkan kembali

Maka ijinkan aku memelukmu dalam angan

Di ruang sunyi dan hanya kita yang paham

Sebab meski jarak memisahkan langkah

Hatiku tetap tahu satu arah

Tempat di mana dirimu bersemayam

Dan rinduku pulang tanpa pernah tersesat


NH

Depok, 12 Maret 2026





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas Minggu Ke-3

Tugas Minggu Ke-2

Tugas Minggu Ke-4