International Friendly Match : Persija Bungkam Brisbane Roar 4-0

 


Selamat pagi sobat, 

Semalam saya menyaksikan secara live di Indosiar TV, international Friendly Match antara Persija Jakarta melawan Brisbane Roar dari Australia.

Pertandingan yang berlangsung di Jakarta International Stadium, Jakarta ini, tuan rumah Persija Jakarta sukses menaklukkan Brisbane Roar dengan skor telak 4-0.

Empat gol yang membawa kemenangan klub berjuluk Macan Kemayoran ini masing-masing dicetak oleh Alexander Jeremejeff melalui tendangan penalti pada menit ke-18 dan menit ke-55, Kerim Memija pada menit ke-49 dan pemain belakang Brisbane Roar (gol bunuh diri) pada menit injury time (90+4).

Secara umum, penampilan Persija Jakarta sudah cukup baik meskipun masih ada kekurangan yang harus segera diperbaiki karena kompetisi BRI Super League 2026-2027 sudah akan dimulai hari Jum'at minggu depan.

Penampilan apik terutama ditunjukkan oleh pemain asing teranyar Persija Jakarta Alexander Jeremejeff yang mencetak brace di pertandingan ini. 

Selain mencetak dua gol, Jeremejeff menampilkan kualitas di atas rata-rata dalam penguasaan bola, mencari posisi terutama mengecoh pemain belakang lawan dan naluri mencetak gol.

Jeremejeff dalam situasi dijaga ketat masih mampu melepaskan diri sehingga harus dijatuhkan di dalam kotak penalti sehingga Persija Jakarta mendapat hadiah penalti dan dimaksimalkan dengan baik oleh Jeremejeff menjadi gol pertama dalam debutnya bersama Persija Jakarta.

Sementara di lini pertahanan, Persija Jakarta sudah cukup solid dan disiplin. Denis Kolinger, Radovan Pankov dan Risky Ridho yang turun sebagai starter tampil cukup rapi dan kompak. Tercatat hanya dua kali lengah sehingga membuat gawang Persija Jakarta terancam.

Kemudian Rio Fahmi dan Kerim Memija sebagai wing back  juga tampil cukup baik dan terutama Kerim Memija yang kerap maju menyerang dan sukses mencetak gol kedua Persija Jakarta setelah lolos dari kawalan pemain belakang Brisbane Roar.

Di lini tengah, Fabio Calonego dan Stjepan Loncar tampil kurang  lugas di babak pertama dan baru lebih greget di babak kedua. Stjepanincar masih belum maksimal memainkan peran sebagai playmaker di pertandingan ini sehingga aliran bola ke lini depan belum maksimal sehingga Persija Jakarta cukup kesulitan membuat peluang di babak pertama.

Sedangkan dua winger  Arlyansyah dan Witan Sulaeman tampil kurang maksimal di pertandingan ini dan belum terbangun chemistry yang baik dengan Jerenejeff sebagai striker.

Di babak kedua, masuknya Rayhan Hannan, Pratama Arhan, Victor Dethan dan Ryohei Yashino membuat serangan Persija Jakarta lebih hidup dan variatif.

Persija Jakarta mssih mempunyai dua pemain handal yang tidak turut bermain di pertandingan kali ini yaitu Dony Tri Pamungkas dan mantan pemain timnas Korea Selatan Kwon Chang-Hoon. Kabarnya ada satu striker asing yang bakal bergabung dengan Persija Jakarta yakni Antonio Colak.

Kedalaman skuad dari Macan Kemayoran sudah terbilang bagus namun belum bisa dikatakan mengerikan dan hal ini yang harus dicermati dengan baik oleh pelatih Shin Tae-Yong (STY) terutama saat melawan klub kuat secara kedalaman skuad seperti Persib Bandung yang bisa disebut mengerikan.


Tentu saja suporter fanatik Persija Jakarta, The JakMania berharap penampilan apik ditunjukkan  Persija Jakarta di pertandingan pembuka kompetisi BRI Super League 2026-2027 melawan tuan rumah Borneo FC pada hari Sabtu (05/09/2026) mendatang.

#GuePersija ..

#PersijaSelamanya ..




instagram.com/persija


Sekali Layar Terkembang Surut Kita Berpantang ..

Selamat beraktivitas ..

Salam sehat ..

 

NH

Depok, 30 Agustus 2026

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas Minggu Ke-3

Tugas Minggu Ke-2

Tugas Minggu Ke-4