Puisi
Waspadalah, Ada Sengkuni di Sekitarmu
Jangan mudah percaya pada senyum
Yang tampak ramah namun belum tentu tulus
Ada tutur kata manis berbalut santun
Namun diam-diam menyimpan maksud jahat
Sengkuni tak selalu datang membawa amarah
Ia bisa hadir sebagai sahabat
Menepuk bahu seolah penuh perhatian
Padahal sedang mengukur kelemahan
Ia pandai memainkan kata
Mengadu tanpa terlihat mengadu
Menyalakan api di antara sesama
Kemydian berpura-pura menjadi penengah
Waspadalah pada mereka
Yang gemar membisikkan keburukan orang lain
Sebab bisa jadi ketika kau berpaling
Dirimu pun menjadi bahan pembicaraan
Sengkuni tak membutuhkan senjata
Cukup lidah dan kepandaian bersandiwara
Sekali kepercayaan berhasil dirusaknya
Persaudaraan pun bisa tercerai-berai
Oleh karena itu, jagalah hati
Jangan mudah terpancing hasutan
Jernihkan pikiran sebelum percaya
Periksa kebenaran sebelum menjatuhkan putusan
Tak perlu membalas tipu dengan tipu
Tak perlu melawan fitnah dengan fitnah
Biarkan waktu membuka wajah sebenarnya
Biarlah kebenaran menemukan jalannya
Sebab Sengkuni boleh ada di sekitarmu
Tetapi jangan biarkan sifatnya hidup dalam dirimu
Tetaplah menjadi manusia yang jujur dan tulus
Meskipun dunia penuh kepalsuan
Selain itu, lebih berhati-hatilah pada hati sendiri
Jangan karena takut pada kelicikan orang lain
Dirimu justru kehilangan ketulusan sebagai manusia
NH
Depok, 31 Agustus 2026

Komentar
Posting Komentar