Puisi 150

 


Tiga Langkah Lagi

(Menuju Buku Ke-150)

Tiga langkah lagi

Bukan sekadar hitungan angka

Tetapi jejak panjang perjalanan

Yang ditulis dengan ketekunan dan konsistensi

Serta kesetiaan pada kata

Seratus empat puluh tujuh buku

Telah menjadi saksi

Tentang waktu yang tak pernah kembali

Tentang gagasan yang terus bersemi

Tentang hati yang teguh untuk terus menulis

Meski terkadang sunyi menemani

Tiga langkah lagi

Aku tak ingin tergesa-gesa

Biarlah setiap halaman
lahir dari perenungan dari pengalaman

Dari cinta kepada dunia literasi

Satu buku lagi

Satu jejak kembali ditorehkan

Dua buku lagi

Semakin dekat dengan sebuah impian

Dan tiga buku lagi

Adalah angka seratus lima puluh

Bukan sekadar mewujudkan resolusi 2026

Melainkan persembahan
bagi sebuah peradaban

Jika kelak buku ke-150 telah terbit

Aku tak hendak berhenti menulis

Sebab menulis 

Bukan perlombaan siapa paling banyak menghasilkan

Melainkan perjalanan yang
meninggalkan makna

Sebelum usia menutup lembar kehidupan

Tiga langkah lagi

Aku akan terus berjalan

Dengan semangat yang terjaga

Menyusuri lorong waktu

Menuliskan apa yang terasakan

Apa yang terfikirkan

Apa yang patut dikenang

Karena setiap buku

Adalah sepotong jiwa

Yang kutitipkan kepada zaman

Dan ketika buku ke-150

Akhirnya dibaca banyak orang

Aku ingin berkata kepada diri sendiri :

“Perjalanan belum selesai.
Masih ada kata yang belum ditulis,
masih ada cerita yang belum diabadikan dan masih ada langkah yang menunggu untuk dijalani.”


NH

Depok, 20 September 2026

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas Minggu Ke-3

Tugas Minggu Ke-2

Tugas Minggu Ke-4